Forum Komunikasi-Informasi-Edukasi Keluarga Alumni Unversitas Gadjah Mada Yogyakarta diKebumen
Friday, October 25, 2013
Dalam rangka HKN ke 49, PC KAGAMA Kebumen bantu air bersih untuk Warga Kebumen yang mengalami kekeringan
Dalam rangka HKN ke 49, PC KAGAMA Kebumen bantu air bersih untuk Warga Kebumen yang mengalami kekeringan. Hal ini dilakukan Sebagai kepedulian terhadap bencana kekeringan yang terjadi di beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Kebumen. PC KAGAMA Kebumen memberikan bantuan Kemanusiaan dan Dropping Air Bersih untuk Warga Kebumen yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih/minum.
Bantuan kemanusiaan berupa bantuan dropping air bersih sebanyak 30 tangki air diserahkan melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kebumen. Acara pemberangkatan bantuan oleh armada truck tanki dari BPBD Kebumen, dilakukan oleh dr Y. Rini Kristiani, M.Kes selaku Ketua PC Kagama Kebumen.
Wednesday, July 10, 2013
Menghadiri Undangan Silaturahmi dengan Bapak Ganjar Pranowa (Gubernur Jateng Terpilih)
Berdasarkan undangan PD Kagama Jateng, PC Kagama Kebumen hadir dalam pertemuan silaturahmi dengan Bapak Ganjar Pranowa (Gubernur Jateng Terpilih). Acara berlangsung di HILLS JOGLO VILLA Mapagan Ungaran, pada hari Minggu, 07 Juli 2013. Acara berlangsung lancar dan penuh keakraban. Dengan agenda penting diantaranya, adalah rencana penyusunan buku.
Thursday, December 15, 2011
Format Registrasi Anggota PC KAGAMA Kab Kebumen On-Line
Pendaftaran Anggota Online
Untuk meningkatkan pelayanan registrasi anggota PC KAGAMA Kebumen, dapat dilakukan secara on-line. Caranya dengan mengcopy-paste dan memasukkan identitas pada kolom komentar, meliputi:|Nama Lengkap:
|Gelar Kesarjanaan:
|Pekerjaan:
|Alamat Kantor:
| Alamat Rumah:
| Telepon:
| Lulus UGM: Tahun ... pada Program: ... Fakultas: ...
| Hobby: ..
Keikutsertaan PC KAGAMA Kebumen dalam penanganan KLB Malaria di Desa Wonoharjo Kec. Rowokele
Sejak ditetapkan sebagai KLB (Kejadian Luar Biasa) Malaria di Desa Wonoharjo, Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen Tanggal 11 Agustus 2011, Dinas Kesehatan menggalang kerjasama Lintas Program dan Lintas Sektor dalam penanganan penyakit Malaria. Untuk itu, PC KAGAMA Kebumen merasa terpanggil untuk ikut serta dalam penanganan KLB Malaria di Desa Wonoharjo Kec. Rowokele.
Bentuk keikutsertaan tersebut diwujudkan dalam partisipasi kegiatan; follow-up kasus positif, larvasidasi, sosialisasi dan penyuluhan di Dukuh Beji, Padasan dan Lokarsa. Kegiatan tersebut dilakukan bersama Dinas Kesehatan, dan unsur-unsur lainnya, seperti: IDI, PPNI, IAI, HAKLI, IAKMI dan aparat Puskesmas, Kecamatan dan Desa.
Bentuk keikutsertaan tersebut diwujudkan dalam partisipasi kegiatan; follow-up kasus positif, larvasidasi, sosialisasi dan penyuluhan di Dukuh Beji, Padasan dan Lokarsa. Kegiatan tersebut dilakukan bersama Dinas Kesehatan, dan unsur-unsur lainnya, seperti: IDI, PPNI, IAI, HAKLI, IAKMI dan aparat Puskesmas, Kecamatan dan Desa.
Bantuan Kemanusiaan dan Dropping Air Bersih PC KAGAMA Kebumen untuk Warga Kebumen yang mengalami kekeringan
Sebagai kepedulian terhadap bencana kekeringan yang terjadi di beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Kebumen, PC KAGAMA Kebumen memberikan bantuan Kemanusiaan dan Dropping Air Bersih untuk Warga Kebumen yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih/minum.

Bantuan kemanusiaan diserahkan secara simbolis diserahkan kepada Wakil Bupati Kebumen, Ibu Djuwarni, Amd Pd. yang hadir pada acara silaturahmi yang diselenggarakan oleh PC KAGAMA pada hari Kamis 15 September 2011 di Ruang Karangbolong-Hotel Candisari, Karanganyar, Kebumen.
Sedangkan bantuan dropping air bersih sebanyak 30 tangki air diserahkan melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kebumen.
Bantuan kemanusiaan diserahkan secara simbolis diserahkan kepada Wakil Bupati Kebumen, Ibu Djuwarni, Amd Pd. yang hadir pada acara silaturahmi yang diselenggarakan oleh PC KAGAMA pada hari Kamis 15 September 2011 di Ruang Karangbolong-Hotel Candisari, Karanganyar, Kebumen.
Sedangkan bantuan dropping air bersih sebanyak 30 tangki air diserahkan melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kebumen.
KEGIATAN SILATURAHMI CABANG KAGAMA KEBUMEN TANGGAL 15 SEPTEMBER 2011
Pendahuluan
Untuk menjalin keakraban dan tali hubungan persaudaraan antara pengurus dan anggota KAGAMA Cabang Kebumen dipandang perlu untuk diselenggarakan acara Silaturahmi.
Kegiatan Silaturahmi antara pengurus dan anggota KAGAMA Cabang Kebumen, akan diselenggarakan pada:
· Hari, tanggal : Kamis 15 September 2011
· Waktu : Jam 13.00 WIB s/d selesai
· Tempat : Ruang Karangbolong-Hotel Candisari, Karanganyar, Kebumen
Acara
Rincian acara Silaturahmi antara pengurus dan anggota KAGAMA Cabang Kebumen terdiri dari:
Pra-Acara:
· Sponsorship BNI dan Hiburan Organ tunggal
Acara:
· Pembukaan
· Laporan Ketua Panitia Penyelenggara
· Sambutan dari Ketua Cabang KAGAMA Kebumen
· Sambutan Bupati Kebumen
· Hikmah Silaturahmi
· Penutup dan Ramah-tamah
Undangan dan Panitia
Kegiatan Silaturahmi antara pengurus dan anggota KAGAMA Cabang Kebumen akan mengundang sebanyak 80 orang.
Kegiatan Silaturahmi antara pengurus dan anggota KAGAMA Cabang Kebumen diselenggarakan secara kolektif dan dilaksanakan oleh Panitia Penyelenggara, yang terdiri dari:
Penanggungjawab
dr. Hj. Y. Rini Kristiani, M.Kes
dr. Hj. Y. Rini Kristiani, M.Kes
Ketua Panitia
Djoko Soetrisno, ST
dr. H. Bambang Suryanto, M.Kes
Djoko Soetrisno, ST
dr. H. Bambang Suryanto, M.Kes
Sekretaris
Cokro Aminoto, SIP, M.Kes
Cokro Aminoto, SIP, M.Kes
Ir. Murdiono, Msi
Bendahara
drg. Isadora Suryaningtyas
drg. Isadora Suryaningtyas
Ir. Ngadino
Seksi Perlengkapan, Dekorasi dan Dokumentasi
Drs. RF. Sunaryo
Drs. RF. Sunaryo
Ir. Heru Wahyono
Sukamto, ST, MT
M. Arifin, MSi
Seksi Konsumsi
Erna Dwi Solikhati, SIP
Wahyu Siswanti, SE, Msi
Nila
Drh. Ike
Erna Dwi Solikhati, SIP
Wahyu Siswanti, SE, Msi
Nila
Drh. Ike
Seksi Humas dan Usaha
Adityo Wibowo, ST
Kusbiyantoro, SKM, M.Kes
Tri Tunggal Eko Sapto, SKM, MPH
Drh. Samsidi
Penutup
Mengikuti Seminar Nasional dan Sidang Pleno Nasional KAGAMA
Pengurus Cabang KAGAMA Kebumen mengikuti Seminar Nasional dan Sidang Pleno Nasional KAGAMA 2010, yang diselenggarakan pada:
- Hari : Jumat-Sabtu
- Tanggal : 17-18 Desember 2010
- Waktu : Jam 08.00 WIB - selesai
- Tempat : Grha Sabha Pramana Lt. 1 UGM, Bulaksumur, YOGYAKARTA
Personil dari Pengurus Cabang KAGAMA Kebumen yang berangkat mengikuti Seminar Nasional dan Sidang Pleno Nasional KAGAMA 2010 adalah: dr. Hj. Y. Rini Kristiani, M.Kes (Ketua) dan Ir. Murdiono, Msi (Sekretaris I), Ir. Djoko Soetrisno,MM (Ketua Bidang Humas dan Alumni), Drs. RF. Sunaryo (Bidang Organisasi).
Audiensi Pengurus Cabang KAGAMA dengan Bupati Kebumen, H. Buyar Winarso, SE
Guna meningkatkan peran KAGAMA dalam pembangunan dan sosialisasi Program Kerja Kepengurusan Periode 2010-2015, Pengurus KAGAMA Cabang Kebumen melakukan kunjungan audiensi dengan Bupati Kebumen.
Kegiatan tersebut, terlaksana pada:
- Hari : Kamis
- Tanggal : 16 Desember 2010
- Waktu : Jam 11.00 WIB - selesai
- Tempat : Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen
KEGIATAN UPACARA PENGUKUHAN PENGURUS CABANG KAGAMA KEBUMEN PERIODE 2010-2014
Pendahuluan
Sehubungan telah berakhirnya masa kepengurusan KAGAMA Cabang Kebumen Periode 2006-2009, maka untuk keberlangsungan organisasi perlu dilanjutkan kepengurusan periode selanjutnya. Sesuai mekanisme yang diatur dalam AD/ART, telah dilakukan Musyawarah Cabang KAGAMA Kebumen pada tanggal 23 Januari 2010 dan telah tersusun kepengurusan Cabang KAGAMA Kebumen periode 2010-2014 sebagaimana terlampir.
Untuk melaksanakan fungsi kepengurusan yang baru, sesuai Anggaran Dasar KAGAMA Pasal 10 (4), Pengurus cabang yang dipilih melalui Musyawarah Cabang dikukuhkan oleh Pengurus Pusat. Sehubungan dengan hal tersebut, perlu di selenggarakan acara pengukuhan pengurus KAGAMA Cabang Kebumen Periode 2010-2014 oleh Pengurus Pusat KAGAMA.
Selanjutnya, guna memperoleh dukungan dan partisipasi berbagai fihak untuk keberhasilan pelaksanaan acara pengukuhan pengurus KAGAMA Cabang Kebumen Periode 2010-2014 oleh Pengurus Pusat KAGAMA tersebut, maka disusun dalam bentuk proposal kegiatan.
Waktu dan Tempat
Upacara pengukuhan pengurus KAGAMA Cabang Kebumen Periode 2010-2014 oleh Pengurus Pusat KAGAMA, akan diselenggarakan pada:
- Hari, tanggal : Jum’at 5 Maret 2010.
- Waktu : Jam 13.30-16.00 WIB
- Tempat : Ruang Jatijajar-Hotel Candisari, Karanganyar, Kebumen
Acara
Rincian acara Upacara pengukuhan pengurus KAGAMA Cabang Kebumen Periode 2010-2014 oleh Pengurus Pusat KAGAMA terdiri dari:
Pra-acara
(13.30-14.00) Registrasi peserta
(14.00-14.30) Sponsorship, Hiburan Dink’s Band, Tari Gambyong
Acara inti
(14.30-14.40) Doa
(14.40-15.00) Laporan Ketua Panitia (Djoko Soetrisno, ST)
(15.00-15.15) Ucapan Selamat Datang oleh Bupati
(15.15-15.30) Pembacaan SK Kepengurusan KAGAMA dilanjutkan Pelantikan
(15.30-15.45) Sambutan dari PPH KAGAMA
(15.45-16.00) Sambutan Ketua Terpilih dan penyampaian Program Kerja
(16.00-16.30) Penutup dan Ramah-tamah.
Undangan dan Peserta
Upacara pengukuhan pengurus KAGAMA Cabang Kebumen Periode 2010-2014 oleh Pengurus Pusat KAGAMA akan mengundang sebanyak 150 orang, terdiri dari:
· MUSPIDA (Forum Pimpinan Daerah)
· Pengurus Pusat dan Daerah
· Pengurus Cabang KAGAMA di wilayah Kedu, Magelang dan Banyumas (DULANGMAS)
· Anggota dan Pengurus Cab. Kebumen
· Pimpinan perguruan tinggi di kebumen
· Ikatan alumni perguruan tinggi lain
· Tokoh masyarakat
· Kepala SKPD yang ada anggota KAGAMA
Penutup
Wednesday, December 14, 2011
Cokro Aminoto, SIP, M.Kes
| Alamat Kantor: Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen Jl.HM. Sarbini 22 Kebumen | Alamat Rumah: Perum Bougenvil Kav. 5 Bumirejo- Kebumen | Telepon: 08112606529 | Lulus UGM: Tahun 2001 pada Program: S2 IKM (MMPK) Fakultas: Kedokteran | Hobby: Membaca |
Wednesday, September 14, 2011
dr. Hj. Y. Rini Kristiani, M.Kes
| Alamat Kantor: Jl.HM. Sarbini 22 Kebumen | Alamat: Plarangan Rt 02 Rw 1 Karanganyar- Kebumen | Telepon: 551537 | Lulus UGM: Tahun 2006 pada Program: S2 Fakultas: Kedokteran | Hobby: Membaca |
dr. H.A.Dwi Budi satrio, M.Kes
| Alamat Kantor: Dinkes Kebumen | Alamat: Jl Raya Kutoarjo KM 11 Mrinen, Kutowinangun, Kebumen | Telepon: 081915032333| Lulus UGM: Tahun pada Program: S1 Fakultas: Kedokteran, Tahun 2001 pada Program: S2 Fakultas: Kedokteran | Hobby: |
Ristijanto
| Alamat Kantor: Jl. Yos Sudarso 231 Gombong-Kebumen | Alamat: Gang Dieng, Wero-Gombong, Kebumen | Telepon: 081327378666 | Lulus UGM: Tahun 1980 pada Program: S1 Fakultas: Hukum | Hobby: |
Murdiono
| Alamat Kantor: Jl. Ronggowarsito 398 Pejagoan, Kebumen | Alamat: Jl. Kepodang, Panjer- Kebumen | Telepon: 382382| Lulus UGM: Tahun 1983 pada Program: S1 Fakultas: Teknik Pertanian | Hobby: |
Djoko Soetrisno
| Alamat Kantor: | Alamat: Jl. Cendrawasih 37 A Kebumen | Telepon: 385588 | Lulus UGM: Tahun 1996 pada Program: S1 Fakultas: Teknik | Hobby: Olah Raga, Bersepeda, Baca Buku |
Budi Hianto Susanto
| Alamat Kantor: Jl. Veteran Kebumen | Alamat Rumah: Jl. Hanoman 12 Gombong- Kebumen | Telepon: 0816695373 | Lulus UGM: Tahun 1995 pada Program: S1 Fakultas: Teknik | Hobby: |
Ir. H. Sumanto
| Alamat Kantor: Bank BRI Kebumen Jl. Pahlawan 114 Kebumen | Alamat: Jl. Cendrawasih 34 Kebumen | Telepon: 381883 | Lulus UGM: Tahun 1983 pada Program: S1 Fakultas: Peternakan | Hobby: Olah Raga Tennis |
Drs. H. Soewarno
| Alamat Kantor: | Alamat: Jl. Cemara 52 Kebumen | Telepon: 381832 | Lulus UGM: Tahun 1965 pada Program: D3 Fakultas: Ekonomi, Tahun 1975 pada Program: S1 Fakultas: Ekonomi| Hobby: Olah Raga dan Kesenian |
Monday, December 13, 2010
PROGRAM KERJA KAGAMA - Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Cabang Kebumen
VISI
Optimalisasi peran jaringan alumni dan almamater khususnya di Kebumen dalam rangka penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara, untuk mensejahterakan rakyat dan memperkokoh kehidupan berbangsa dan bernegara dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
MISI
1.Memperkokoh hubungan jaringan alumni di wilayah Kebumen dan sekitarnya.
2.Meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kemampuan profesional alumni & almamater.
3.Memfasilitasi alumni mengamalkan dan mengembangkan kemampuan profesionalnya di berbagai sektor.
4.Meningkatkan citra jati diri Kagama.
INTERNAL
A. Organisasi
1.Melanjutkan konsolidasi.
2.Meningkatkan kemampuan dan kapasitas kelembagaan Pengurus Cabang KAGAMA Kebumen
3. Meningkatkan dan memantapkan manfaat kehadiran Kagama bagi para alumni, masyarakat, negara, dan pemerintahan
4.Mengoptimalkan fungsi Organisasi untuk memacu pencapaian pelaksanaan program kerja.
B. Keanggotaan
1.Meningkatkan kebersamaan.
2.Pendataan anggota Kagama yang berasal dari atau bekerja/menetap di Kebumen
1.Meningkatkan kebersamaan.
2.Pendataan anggota Kagama yang berasal dari atau bekerja/menetap di Kebumen
3.Membina dan meningkatkan kualitas profesional para anggota secara multi dan inter disipliner, multi dan inter departemental dan sektoral melalui berbagai pendidikan dan pelatihan bersama secara terencana dan berkesinambungan yang sedapat mungkin dilembagakan.
C. Bidang Usaha dan Keuangan
1.Menggali sumber dana sesuai dengan ketentuan dan kebijakan organisasi maupun yang ditetapkan oleh Pengurus Pusat.
2.Mendorong tumbuhnya kewirausahaan di kalangan alumni dan keluarganya.
3.Melakukan berbagai upaya penggalangan dana dari anggota dalam rangka membuka kesempatan usaha dan atau pengembangan usaha.
D. Kesekretariatan dan Publikasi
1.Meningkatkan komunikasi organisasi dan anggota Kagama dengan memanfaatkan dan menyediakan sarana-prasarana teknologi informasi dan komunikasi melalui web log Kagama
2.Meningkatkan dan memperlancar kesekretariatan
3.Menyerap dan menyebarluaskan informasi majalah "Kabare Kagama".
5.Memantapkan website Kagama dengan membangun kerjasama dengan pihak di luar Kagama.
6.Mengembangkan kerjasama dengan berbagai mass media.
7.Menyelenggarakan secara reguler kegiatan yang publikatif.
E. Bidang Profesionalisme dan Kualitas Alumni
1.Menyelenggarakan kursus kepemimpinan bagi anggota Kagama di berbagai profesi.
2.Melakukan pembinaan profesi dan pengetahuan praktis serta menyebarluaskan informasi.
3.Mendorong terbentuknya kelompok kerja atau konsorsium konsultan dari para alumni.
4.Menyelenggarakan seminar / workshop dengan mengundang pakar atau nara sumber anggota Kagama.
5.Menyelenggarakan Seminar dan Forun Dialog antar alumni dan umum.
6.Memberikan pembinaan, pendidikan, bimbingan, dan pengembangan profesionalisme Kagama yang secara jelas memberikan kontribusi serta bermanfaat secara umum kepada Kagama dan anggota / alumni tingkat cabang
F. Bidang Kesejahteraan Alumni
1.Membantu memberikan informasi lapangan kerja bagi alumni.
2.Menyelenggarakan job fair (bursa kerja).
3.Memberikan pelayanan konsultasi dan advokasi.
4.Membagi pengetahuan dan pengalamannya kepada para calon-calon alumni 5.Meningkatkan hubungan silaturahmi antara alumni dengan almamater dan antara alumni dengan alumni.
EKSTERNAL
A.Hubungan Dengan Universitas & Kontribusi Alumni Kepada Universitas
1.Meningkatkan kerjasama dengan Universitas dalam penjaringan mahasiswa dan bila diperlukan
2.Meningkatkan kontribusi alumni dalam pengembangan almamater.
B. Hubungan Dengan Alumni Perguruan Tinggi Lain
Meningkatkan kerjasama dengan lembaga alumni dari Perguruan Tinggi lain yang ada di tingkat Cabang
5.Memantapkan website Kagama dengan membangun kerjasama dengan pihak di luar Kagama.
6.Mengembangkan kerjasama dengan berbagai mass media.
7.Menyelenggarakan secara reguler kegiatan yang publikatif.
E. Bidang Profesionalisme dan Kualitas Alumni
1.Menyelenggarakan kursus kepemimpinan bagi anggota Kagama di berbagai profesi.
2.Melakukan pembinaan profesi dan pengetahuan praktis serta menyebarluaskan informasi.
3.Mendorong terbentuknya kelompok kerja atau konsorsium konsultan dari para alumni.
4.Menyelenggarakan seminar / workshop dengan mengundang pakar atau nara sumber anggota Kagama.
5.Menyelenggarakan Seminar dan Forun Dialog antar alumni dan umum.
6.Memberikan pembinaan, pendidikan, bimbingan, dan pengembangan profesionalisme Kagama yang secara jelas memberikan kontribusi serta bermanfaat secara umum kepada Kagama dan anggota / alumni tingkat cabang
F. Bidang Kesejahteraan Alumni
1.Membantu memberikan informasi lapangan kerja bagi alumni.
2.Menyelenggarakan job fair (bursa kerja).
3.Memberikan pelayanan konsultasi dan advokasi.
4.Membagi pengetahuan dan pengalamannya kepada para calon-calon alumni 5.Meningkatkan hubungan silaturahmi antara alumni dengan almamater dan antara alumni dengan alumni.
EKSTERNAL
A.Hubungan Dengan Universitas & Kontribusi Alumni Kepada Universitas
1.Meningkatkan kerjasama dengan Universitas dalam penjaringan mahasiswa dan bila diperlukan
2.Meningkatkan kontribusi alumni dalam pengembangan almamater.
B. Hubungan Dengan Alumni Perguruan Tinggi Lain
Meningkatkan kerjasama dengan lembaga alumni dari Perguruan Tinggi lain yang ada di tingkat Cabang
C. Hubungan Antar Lembaga
Mendorong dan menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga di berbagai sektor dan profesi.
D. Pengabdian Kepada Masyarakat
1. Membantu pemberdayaan masyarakat dengan pelatihan-pelatihan ketrampilan
2. Membantu masyarakat untuk memperoleh pemerataan pendapatan dan pelayanan sosial.
3.Memberikan pelatihan Kader-kader Pelayanan Publik kepada masyarakat.
4.Melakukan penelitian dan kajian mengenaii isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
3.Memberikan pelatihan Kader-kader Pelayanan Publik kepada masyarakat.
4.Melakukan penelitian dan kajian mengenaii isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Wednesday, March 24, 2010
Sambutan Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Pengukuhan PENGURUS CABANG KAGAMA KABUPATEN KEBUMEN MASA BAKTI 2010-2015, 23 Maret 2010
Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera bagi kita semua,
Yth. Ibu Wakil Gubernur Jawa Tengah
Yth. Bapak Bupati Kebumen beserta Anggota Muspida lainnya,
Yth. Bapak Ketua DPRD Kabupaten Kebumen beserta unsur Pimpinan lainnya,
Yth. Para Tamu Undangan dan Hadirin, khususnya Keluarga Besar KAGAMA Kabupaten Kebumen yang berbahagia,
MARILAH kita panjatkan puji-syukur ke hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa, karena hanya atas perkenan-Nya jualah, kita dapat bersama-sama menjadi saksi Pengukuhan Pengurus Cabang KAGAMA Kabupaten Kebumen masa bakti 2010-2015, yang upacara pelantikannya baru saja kita saksikan bersama pada pagi hari ini.
Ketika tadi memasuki kota Kebumen, serta-merta yang teringat adalah sebuah wilayah yang dulu merupakan bagian Bumi Mataram, yang kini menjadi penghasil sarang burung dan genting pres bermutu sebagai sumber penghidupan masyarakat. Ingatan ini semakin mengukuhkan kebenaran slogan "Bhumitirta Praja Mukti" —dimana kekayaan tanah dan air yang terkandung di Bumi Kebumen ini hanya digunakan demi sebesar-besar kesejahteraan rakyak".
Lalu, apakah aktualisasi visi KAGAMA yang eksistensinya berada di wilayah ini? KAGAMA yang fitrahnya adalah sebuah organisasi jejaring antara Alumni dengan Almamaternya, yaitu Universitas Gadjah Mada, maka harapan yang pertama-tama adalah bahwa KAGAMA Cabang Kebumen ini tidak cukup hanya merniliki ciri kerakyatan, tetapi dituntut untuk berjuang bersama di tengah rakyat guna memberdayakan perekonomian rakyat. Yang kedua, anggota KAGAMA di manapun mereka menjabat dan berkarya, harus menjadi role model aktor perubahan yang mampu memberikan kontribusi terbaiknya untuk membangun ekonomi daerah yang mandiri dan berdaya saing, sebagaimana tertuang dalam visi Kabupaten Kebumen.
Ketiga, bersama masyarakat pendidikan dan Dinas terkait ikut mendorong pencapaian visi "terwujudnya pendidikan yang bermutu dan terjangkau oleh masyarakat kebanyakan". Karena pendidikan merupakan pelayanan dasar yang dibutuhkan masyarakat sebagai bagian peningkatan kualitas SDM bagi kepentingan akselerasi pembangunan daerah.
Jika demikian, maka eksistensi dan peran KAGAMA akan memberi arti dan mamfaat bagi Pemerintah dan Dunia Pendidikan serta masyarakat luas di mana KAGAMA ini berada. Sehingga KAGAMA tidak hanya terfokus pada kepentirgan internalnya untuk membangun semangat kesejawatannya saja. Melainkan agar KAGAMA mampu "bermain" di berbagai kancah pengabdian untuk berkontribusi bagi penyelesaian masalah-masalah bangsa yang paling krusial. Secara kontekstual, terutama dalam pemberantasan korupsi, yang telah beranak-pinak menjadi mafia peradilan dan makelar perkara yang kini menjadi isu aktual kembali di lingkungan kepolisian.
Ibu Wagub dan Bapak Bupati serta para Hadirin yang saya hormati.
DALAM upaya pemberantasan korupsi itu, ada baiknva jika kita bercermin pada penanganannya di Hongkong. Mengapa kita mencoba belajar dari Hongkong? Karena akutnya praktek korupsi di aparat hukum Hongkong, akhirnya pemerintah pada tahun 1970-an melakukan langkah drastis dengan memecat semua polisi, jaksa dan hakim tanpa kecuali, diganti sementara dengan aparat penegak hukum dari India dan Australia. Bukan hanya aparatnya saja, petugas administrasinyapun juga dipecat. Untuk itu, lebih dari separoh APBN Hongkong dipakai guna memberikan pesangon bagi mereka.
Selanjutnya kepada polisi, jaksa dan hakim yang dipecat dan terindikasi korupsi ditawarkan untuk pergi dari Hongkong, dengan jaminan tidak akan diusut, dan harta hasil korupsinya juga tidak akan dirampas oleh negara. Tetapi bagi mereka yang memilih tetap tinggal di Hongkong akan diusut. Jelas yang punya nyali untuk tetap tinggal adalah hanya mereka yang benar-benar bersih saja. Yank, merasa berlumuran harta hasil korupsi kabur ke luar negeri. sebagian besar ke Kanada. Berbarengan dengan itu Hongkong melakukan perekrutan polisi, jaksa dan hakim baru yang diseleksi secara sangat ketat.
Sebelumnya, usaha pemberantasan korupsi ini selalu gagal. Nyaris tak ada polisi, jaksa dan hakim baik yang panjang umur di negara pulau itu. Benar-benar seperti perang antarmafia di film Hongkong, saling tembak dan bunuh di jalanan. Bandit-bandit di Hongkong bersekongkol dengan polisi berbagi lahan untuk pelacuran, perjudian dan narkotika. Keberhasilan pemberantasan korupsi pada awalnya digagas oleh seorang polisi baik, yang mendapat dukungan penuh dari Gubernur Koloni Inggris, Sir Murray Mac Lehose, seorang pemimpin Hongkong yang tegas dan berani mengambil tindakan penuh risiko.
Usahanya itu dibantu oleh sejumlah polisi baik bermental baja yang rela bertarung nyawa melawan mafia peradilan, dan berada langsung di bawah komando Gubernur. Pada tahun 1974 Gubernur membentuk ICAC: Independent Commission Against Corruption, lembaga semacam KPK. Hasilnya, masyarakat Hongkong mulai teratur dengan tegaknya hukum.
Di Indonesia, usaha pemberantasan korupsi baru tahap awal, masih menyentuh kulit-kulitnya saja yang tentu sangat jauh untuk sampai ke inti permasalahannya. Belajar dari keberhasilan Hongkong setelah pemerintah bertinda dengan tangan besi, tampaknya kita harus menunggu beberapa pemilu, sampai kita menemukan pimpinan negara yang tegas, bersih dan benar¬-benar membela rakyat, bukan tipe pemimpin yang minta dikasihani.
Ibu Wagub dan Bapak Bupati serta para Hadirin yang saya hormati
KARENA tindak korupsi berkaitan dengan moral, maka saya ingin mengajak untuk merenung kembali pesan kontekstual dari Prof. Ir. Herman Johannes, Rektor kedua UGM periode 1961-1966, yang kutipannya seperti ini:
"Semoga perguruan tinggi memenuhi harapan: lembaga ilmiah yang merupakan sumber nilai-nilai kerohanian, pusat perkembangan kebudayaan dan pangkal pembinaan kesejahteraan, pengabdi bangsa dan kemanusiaan ke arah dunia baru, dunia termodernisasi material dan spiritual."
Cuplikan pidato itu, menjadi pengingat dan pedoman bagi kita semua, agar keberadaan KAGAMA yang terlahir dari UGM sebagai sumber nilai-nilai moral, tidak hanya berhenti dalam perumusan kesejahteraan saja, tetapi dalam kiprahnya harus tampil di depan sebagai aktor pejuang kesejahteraan rakyat dan melawan tindak korupsi dalam berbagai perwujudannya.
Selain itu, juga ada baiknya jika kita mengingat pidato Rektor pertama UGM, Prof. Sardjito, pada peringatan Hari Pendidikan Nasional di Taman Siswa pada tahun 1969, dengan kata-kata berikut ini.
“bila Tamansiswa membuka Fakultas Ekonomi, sejogjanja Madjelis Luhur Taman Siswa mengadjukan pertanjaan kepada dosen-dosennja, Bagaimana mengetrapkan Pantjasila di mata peladjaran Ekonomi. Bila perntajaan ini tidak diindahkan, mungkin dapat kedjadian kapitalistik Ekonomi masuk di Taman Siswa....".
Di tengah hantaman penetrasi ekspansif globalisasi kapitalisme neo-liberal yang teramat dahsyat, pertanyaan yang amat mendasar dari Prof. Sardjito itu, tampaknya perlu menggugah kesadaran KAGAMA, bagaimana mewujudkan cita-cita pemberdayaan ekonomi kerakyatan itu di wilayah ini.
Di balik peringatan Dies Natalis UGM pada setiap 19 Desember, ternyata tanggal kelahirannya itu menyimpan semangat kebangsaan yang tak kunjung padam. Meski sejatinya kelahiran UGM itu jatuh pada 16 Desember 1949, tetapi oleh Presiden Soekarno "ditetapkan" 19 Desember 1949. Dengan "Penetapan" itu Bung Karno ingin menjadikan tanggal kelahiran UGM sebagai milestone sejarah bangsa Indonesia, seperti yang dinyatakannya:
"... tanggal 19 Desember 1949 dipilih sebagai hari kelahiran Universitit Negeri Gadjah Mada untuk memperlihatkan kepada dunia luar bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang kuat. Meskipun diserang oleh Belanda pada tanggal 19 Desember 1948, dalam waktu satu tahun bangsa Indonesia telah mampu bangkit kembali. Kebangkitan bangsa Indonesia kits tunjukkan dengan mendirikan sebuah universitas karena kekuatan suatu bangsa amat . ditentukan oleh kemampuan lembaga pendidikan tinggi dalam mencerdaskan bungs-i,unga bangsa dan sekaligus sebagai sumber inspirasi bagi rakyat ...".
Dengan "penetapan" tanggal kelahiran tersebut, Bung Karno ingin menunjukkan bahwa perjuangan bangsa Indonesia telah memasuki babak baru untuk mengisi kemerdekaan dengan perjuangan melawan kemiskinan, kemelaratan, dan kebodohan. Demikian juga, saya berharap, agar peran strategis KAGAMA harus disemangati oleh "ruh perjuangan" yang ditanamkan oleh tiga pemimpin bangsa itu, yang pada akhirnya juga ditujukan guna ikut meningkatkan kesejahteraan rakyat sekaligus melawan korupsi.
Dewasa ini sangat langka adanya pemimpin yang besar pengorbanannya bagi bangsa dan negara. Sebaliknya, tren yang terjadi adalah mendahulukan kepentingan pribadi, kelompok, golongan atau partai daripada kepentingan bangsa dan negara, sebagaimana yang dikatakan Anhar Gonggong, bahwa:
“Tak ada lagi sosok bangsa yang berkeinginan untuk berjuang agar mampu melampaui dirinya, dalam pengertian ia tidak hanya memikirkan dirinya, tetapi juga melakukan pergumulan untuk orang lain”.
Sekarang ini, orang cenderung melakukan sesuatu dalam situasi sesaat. Ketika ia mendapatkan kesempatan lain, maka ia akan mengambil kesempatan itu, karena situasilah yang mendorong ia melakukannya. Hal ini menunjukkan, betapa kepentingan jangka pendek yang menjadi pemicu tindak korupsi selalu menjadi dasar bertindak yang paling penting.
Ibu Wagub dan Bapak Bupati serta para Hadirin yang saya hormati
DENGAN visi seperti itulah, saya berharap, agar KAGAMA lebih peka, tanggap dan responsif tantangan yang ada di sekitarnya serta sadar akan potensi lokal, sehingga mampu mendayagunakannya guna mewujudkan program-program kerjanya yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat , bangsa dan Negara. Untuk itu saya menitipkan KAGAMA Cabang Kebumen ini kepada Bapak Bupati, agar berkenan menjadikan KAGAMA mitra Pemerintah Kabupaten dalam berbagai kegiatan yang memerlukan kajian mendalam, baik secara reflektif maupun perspektif ke depan.
Akhir kata, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa berkenan melimpahkan berkah serta rahmat-Nya, sehingga rangkaian agenda Pelantikan ini berjalan lancar, dengan harapan ke depan, hendaknya agar mampu member manfaat sebesar-besarnya bagi KAGAMA sendiri, maupun bagi Pemerintah Kabupaten, Dunia Pendidikan dan masyarakat luas.
Sekian, terima kasih. Saya ucapkan: “Selamat Bekerja dan Mengabdi”.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Karanganyar Kebumen, 23 Maret 2010
Pengurus Pusat KAGAMA
Ketua Umum
HAMENGKU BUWONO X
Sumber: Portal Alumni UGM
Salam sejahtera bagi kita semua,
Yth. Ibu Wakil Gubernur Jawa Tengah
Yth. Bapak Bupati Kebumen beserta Anggota Muspida lainnya,
Yth. Bapak Ketua DPRD Kabupaten Kebumen beserta unsur Pimpinan lainnya,
Yth. Para Tamu Undangan dan Hadirin, khususnya Keluarga Besar KAGAMA Kabupaten Kebumen yang berbahagia,
MARILAH kita panjatkan puji-syukur ke hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa, karena hanya atas perkenan-Nya jualah, kita dapat bersama-sama menjadi saksi Pengukuhan Pengurus Cabang KAGAMA Kabupaten Kebumen masa bakti 2010-2015, yang upacara pelantikannya baru saja kita saksikan bersama pada pagi hari ini.
Ketika tadi memasuki kota Kebumen, serta-merta yang teringat adalah sebuah wilayah yang dulu merupakan bagian Bumi Mataram, yang kini menjadi penghasil sarang burung dan genting pres bermutu sebagai sumber penghidupan masyarakat. Ingatan ini semakin mengukuhkan kebenaran slogan "Bhumitirta Praja Mukti" —dimana kekayaan tanah dan air yang terkandung di Bumi Kebumen ini hanya digunakan demi sebesar-besar kesejahteraan rakyak".
Lalu, apakah aktualisasi visi KAGAMA yang eksistensinya berada di wilayah ini? KAGAMA yang fitrahnya adalah sebuah organisasi jejaring antara Alumni dengan Almamaternya, yaitu Universitas Gadjah Mada, maka harapan yang pertama-tama adalah bahwa KAGAMA Cabang Kebumen ini tidak cukup hanya merniliki ciri kerakyatan, tetapi dituntut untuk berjuang bersama di tengah rakyat guna memberdayakan perekonomian rakyat. Yang kedua, anggota KAGAMA di manapun mereka menjabat dan berkarya, harus menjadi role model aktor perubahan yang mampu memberikan kontribusi terbaiknya untuk membangun ekonomi daerah yang mandiri dan berdaya saing, sebagaimana tertuang dalam visi Kabupaten Kebumen.
Ketiga, bersama masyarakat pendidikan dan Dinas terkait ikut mendorong pencapaian visi "terwujudnya pendidikan yang bermutu dan terjangkau oleh masyarakat kebanyakan". Karena pendidikan merupakan pelayanan dasar yang dibutuhkan masyarakat sebagai bagian peningkatan kualitas SDM bagi kepentingan akselerasi pembangunan daerah.
Jika demikian, maka eksistensi dan peran KAGAMA akan memberi arti dan mamfaat bagi Pemerintah dan Dunia Pendidikan serta masyarakat luas di mana KAGAMA ini berada. Sehingga KAGAMA tidak hanya terfokus pada kepentirgan internalnya untuk membangun semangat kesejawatannya saja. Melainkan agar KAGAMA mampu "bermain" di berbagai kancah pengabdian untuk berkontribusi bagi penyelesaian masalah-masalah bangsa yang paling krusial. Secara kontekstual, terutama dalam pemberantasan korupsi, yang telah beranak-pinak menjadi mafia peradilan dan makelar perkara yang kini menjadi isu aktual kembali di lingkungan kepolisian.
Ibu Wagub dan Bapak Bupati serta para Hadirin yang saya hormati.
DALAM upaya pemberantasan korupsi itu, ada baiknva jika kita bercermin pada penanganannya di Hongkong. Mengapa kita mencoba belajar dari Hongkong? Karena akutnya praktek korupsi di aparat hukum Hongkong, akhirnya pemerintah pada tahun 1970-an melakukan langkah drastis dengan memecat semua polisi, jaksa dan hakim tanpa kecuali, diganti sementara dengan aparat penegak hukum dari India dan Australia. Bukan hanya aparatnya saja, petugas administrasinyapun juga dipecat. Untuk itu, lebih dari separoh APBN Hongkong dipakai guna memberikan pesangon bagi mereka.
Selanjutnya kepada polisi, jaksa dan hakim yang dipecat dan terindikasi korupsi ditawarkan untuk pergi dari Hongkong, dengan jaminan tidak akan diusut, dan harta hasil korupsinya juga tidak akan dirampas oleh negara. Tetapi bagi mereka yang memilih tetap tinggal di Hongkong akan diusut. Jelas yang punya nyali untuk tetap tinggal adalah hanya mereka yang benar-benar bersih saja. Yank, merasa berlumuran harta hasil korupsi kabur ke luar negeri. sebagian besar ke Kanada. Berbarengan dengan itu Hongkong melakukan perekrutan polisi, jaksa dan hakim baru yang diseleksi secara sangat ketat.
Sebelumnya, usaha pemberantasan korupsi ini selalu gagal. Nyaris tak ada polisi, jaksa dan hakim baik yang panjang umur di negara pulau itu. Benar-benar seperti perang antarmafia di film Hongkong, saling tembak dan bunuh di jalanan. Bandit-bandit di Hongkong bersekongkol dengan polisi berbagi lahan untuk pelacuran, perjudian dan narkotika. Keberhasilan pemberantasan korupsi pada awalnya digagas oleh seorang polisi baik, yang mendapat dukungan penuh dari Gubernur Koloni Inggris, Sir Murray Mac Lehose, seorang pemimpin Hongkong yang tegas dan berani mengambil tindakan penuh risiko.
Usahanya itu dibantu oleh sejumlah polisi baik bermental baja yang rela bertarung nyawa melawan mafia peradilan, dan berada langsung di bawah komando Gubernur. Pada tahun 1974 Gubernur membentuk ICAC: Independent Commission Against Corruption, lembaga semacam KPK. Hasilnya, masyarakat Hongkong mulai teratur dengan tegaknya hukum.
Di Indonesia, usaha pemberantasan korupsi baru tahap awal, masih menyentuh kulit-kulitnya saja yang tentu sangat jauh untuk sampai ke inti permasalahannya. Belajar dari keberhasilan Hongkong setelah pemerintah bertinda dengan tangan besi, tampaknya kita harus menunggu beberapa pemilu, sampai kita menemukan pimpinan negara yang tegas, bersih dan benar¬-benar membela rakyat, bukan tipe pemimpin yang minta dikasihani.
Ibu Wagub dan Bapak Bupati serta para Hadirin yang saya hormati
KARENA tindak korupsi berkaitan dengan moral, maka saya ingin mengajak untuk merenung kembali pesan kontekstual dari Prof. Ir. Herman Johannes, Rektor kedua UGM periode 1961-1966, yang kutipannya seperti ini:
"Semoga perguruan tinggi memenuhi harapan: lembaga ilmiah yang merupakan sumber nilai-nilai kerohanian, pusat perkembangan kebudayaan dan pangkal pembinaan kesejahteraan, pengabdi bangsa dan kemanusiaan ke arah dunia baru, dunia termodernisasi material dan spiritual."
Cuplikan pidato itu, menjadi pengingat dan pedoman bagi kita semua, agar keberadaan KAGAMA yang terlahir dari UGM sebagai sumber nilai-nilai moral, tidak hanya berhenti dalam perumusan kesejahteraan saja, tetapi dalam kiprahnya harus tampil di depan sebagai aktor pejuang kesejahteraan rakyat dan melawan tindak korupsi dalam berbagai perwujudannya.
Selain itu, juga ada baiknya jika kita mengingat pidato Rektor pertama UGM, Prof. Sardjito, pada peringatan Hari Pendidikan Nasional di Taman Siswa pada tahun 1969, dengan kata-kata berikut ini.
“bila Tamansiswa membuka Fakultas Ekonomi, sejogjanja Madjelis Luhur Taman Siswa mengadjukan pertanjaan kepada dosen-dosennja, Bagaimana mengetrapkan Pantjasila di mata peladjaran Ekonomi. Bila perntajaan ini tidak diindahkan, mungkin dapat kedjadian kapitalistik Ekonomi masuk di Taman Siswa....".
Di tengah hantaman penetrasi ekspansif globalisasi kapitalisme neo-liberal yang teramat dahsyat, pertanyaan yang amat mendasar dari Prof. Sardjito itu, tampaknya perlu menggugah kesadaran KAGAMA, bagaimana mewujudkan cita-cita pemberdayaan ekonomi kerakyatan itu di wilayah ini.
Di balik peringatan Dies Natalis UGM pada setiap 19 Desember, ternyata tanggal kelahirannya itu menyimpan semangat kebangsaan yang tak kunjung padam. Meski sejatinya kelahiran UGM itu jatuh pada 16 Desember 1949, tetapi oleh Presiden Soekarno "ditetapkan" 19 Desember 1949. Dengan "Penetapan" itu Bung Karno ingin menjadikan tanggal kelahiran UGM sebagai milestone sejarah bangsa Indonesia, seperti yang dinyatakannya:
"... tanggal 19 Desember 1949 dipilih sebagai hari kelahiran Universitit Negeri Gadjah Mada untuk memperlihatkan kepada dunia luar bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang kuat. Meskipun diserang oleh Belanda pada tanggal 19 Desember 1948, dalam waktu satu tahun bangsa Indonesia telah mampu bangkit kembali. Kebangkitan bangsa Indonesia kits tunjukkan dengan mendirikan sebuah universitas karena kekuatan suatu bangsa amat . ditentukan oleh kemampuan lembaga pendidikan tinggi dalam mencerdaskan bungs-i,unga bangsa dan sekaligus sebagai sumber inspirasi bagi rakyat ...".
Dengan "penetapan" tanggal kelahiran tersebut, Bung Karno ingin menunjukkan bahwa perjuangan bangsa Indonesia telah memasuki babak baru untuk mengisi kemerdekaan dengan perjuangan melawan kemiskinan, kemelaratan, dan kebodohan. Demikian juga, saya berharap, agar peran strategis KAGAMA harus disemangati oleh "ruh perjuangan" yang ditanamkan oleh tiga pemimpin bangsa itu, yang pada akhirnya juga ditujukan guna ikut meningkatkan kesejahteraan rakyat sekaligus melawan korupsi.
Dewasa ini sangat langka adanya pemimpin yang besar pengorbanannya bagi bangsa dan negara. Sebaliknya, tren yang terjadi adalah mendahulukan kepentingan pribadi, kelompok, golongan atau partai daripada kepentingan bangsa dan negara, sebagaimana yang dikatakan Anhar Gonggong, bahwa:
“Tak ada lagi sosok bangsa yang berkeinginan untuk berjuang agar mampu melampaui dirinya, dalam pengertian ia tidak hanya memikirkan dirinya, tetapi juga melakukan pergumulan untuk orang lain”.
Sekarang ini, orang cenderung melakukan sesuatu dalam situasi sesaat. Ketika ia mendapatkan kesempatan lain, maka ia akan mengambil kesempatan itu, karena situasilah yang mendorong ia melakukannya. Hal ini menunjukkan, betapa kepentingan jangka pendek yang menjadi pemicu tindak korupsi selalu menjadi dasar bertindak yang paling penting.
Ibu Wagub dan Bapak Bupati serta para Hadirin yang saya hormati
DENGAN visi seperti itulah, saya berharap, agar KAGAMA lebih peka, tanggap dan responsif tantangan yang ada di sekitarnya serta sadar akan potensi lokal, sehingga mampu mendayagunakannya guna mewujudkan program-program kerjanya yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat , bangsa dan Negara. Untuk itu saya menitipkan KAGAMA Cabang Kebumen ini kepada Bapak Bupati, agar berkenan menjadikan KAGAMA mitra Pemerintah Kabupaten dalam berbagai kegiatan yang memerlukan kajian mendalam, baik secara reflektif maupun perspektif ke depan.
Akhir kata, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa berkenan melimpahkan berkah serta rahmat-Nya, sehingga rangkaian agenda Pelantikan ini berjalan lancar, dengan harapan ke depan, hendaknya agar mampu member manfaat sebesar-besarnya bagi KAGAMA sendiri, maupun bagi Pemerintah Kabupaten, Dunia Pendidikan dan masyarakat luas.
Sekian, terima kasih. Saya ucapkan: “Selamat Bekerja dan Mengabdi”.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Karanganyar Kebumen, 23 Maret 2010
Pengurus Pusat KAGAMA
Ketua Umum
HAMENGKU BUWONO X
Sumber: Portal Alumni UGM
Subscribe to:
Posts (Atom)